BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Transmart Tajur Akan Bangkitkan Kemacetan Luar Biasa

0 83

 

 

BogorOne | Kota Bogor – Rencana pembangunan Transmart Tajur yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, memerlukan kajian analisis dampak lalu lintas (Andal Lalin).

Menyikapi persoalan itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji mengatakan, proyek itu ada di Jalan Tajur dan merupakan Jalan Nasional, sehingga Andal Lalinnya dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Korlantas Polri.

“Transmart Tajur itu perijinannya kalau dari Kementrian diwakili oleh BPTJ, sedangkan dari kepolisian diwakili oleh Korlantas Polri,” kata Bramastyo.

Bram panggilan akrabnya Kasatlantas itu mengaku, sudah pernah rapat pertama tentang Transmart Tajur yang dihadiri pihak Transmart, namun pembahasan baru sebatas rencana saran teknis dari andal lalin yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan Polresta Bogor Kota.

Soal dampaknya kata dia, sudah di usulkan dan ia menyarankan kepada pihak Transmart karena nanti akan memberikan dampak yang cukup besar.

Masih kata dia, mereka (Transmart-red) mengajukan dua pintu untuk keluar dan masuk. Namun kata Bram, pihaknya memberikan saran agar memperlebar badan jalan.

“Pelebaran kurang lebih 2 jalur tambahan untuk lajur mereka, artinya orang yang mau masuk Transmart tidak menghalangi jalur utama, karena kalau tidak dibuka 2 jalur, disepanjang jalan Tajur akan terjadi krodit kemacetan lalu lintas yang parah,” jelasnya.

Dengan adanya Transmart itu lanjutnya, otomatis akan terjadi bangkitan baru kemacetan. Bahkan bisa semakin parah kemacetannya, karena disana sudah ada perumahan Pakuan Hill dan lainnya yang menyebabkan bangkitan lalu lintas padat.

Ia menambahkan, sebagai antisipasinya selain melebarkan jalur jalan juga harus menambah badan jalan agar bisa menghandle antrian kendaraan yang akan masuk ke Transmart dan keluar

Tujuannya, ketika kendaraan mau masuk pasti akan crossing memperlambat kecepatan apalagi akan ada antrian pengambilan tiket parkir itu pasti akan menghambat.

“Kalau memang frekuensinya banyak akan menghambat jalur utama. Dishub Kota Bogor sudah menyarankan agar ada dua pintu didepan, dan dibuka pintu dari samping. Secara teknis memang berat perijinan andal lalin untuk Transmart Tajur itu,” tandasnya.

Sampai saat ini lanjut Bram, belum ada pembahasan lanjutan kaitan perijinan andal lalin untuk Transmart itu.

“Belum ada pembahasan lagi dan nanti Andal lalin itu dibahas oleh BPTJ dan Korlantas Polri, walaupun Satlantas Polresta Bogor Kota dan Dishub nanti yang mengeluarkan perijinannya,” pungkasnya.

Komentar
Loading...