BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Turunkan 3 Alat Berat, Petugas Masih Kesulitan Evakuasi Truk Molen di Jalan KH Abdulah Bin Nuh

0 106

BogorOne | Kota Bogor – Sudah hampir tujuh jam proses evakuasi truk molen yang terlibat kecelakaan di Jalan KH Abdullah Bin Nuh belum selesai, petugas masih kesulitan mengingat beban kendaraan cukup berat.

Padahal untuk mengangkat truk molen yang mengangkut coran semen itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor telah menurunkan 3 alat berat satu becko dan 2 truk craine.

“Kita agak kesulitan dalam proses evakuasi ini, karena memang muatannya berat,” Kata petugas Dishub Kota Bogor Heri Kiswatono di lokasi.

Awalnya, kata dia, petugas hanya mengerahkan satu becko dan 1 craine, namun karena sudah berkali-kali di coba masih belum bisa membalikkan truk molen tersebut.

“Dua alat belum bisa memindahkan posisi molen yang terguling, kami cukup kesulitan,” tandasnya.

Dirinya pun belum bisa memastikan kapan evakuasi bisa selesai, pasalnya material di dalam molen sudah mengering.

“Bahkan kami sudah tambah satu craine lagi, belum bisa juga, kayaknya material didalam sudah mengering, beban kendaraan dipetkirakan mencapai 20 ton adukan semen,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Bubulak, tepatnya di depan Rumah Potong Hewan (RPH), Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (17/02/18) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam isdiden tersebut dua orang diyatakan tewas dan tiga orang lainnya kritis, semua korban dilarikan ke RS Hermina Yasmin.

Kapolsek Bogor Barat Kompol Pahyuni meuturkan, kronologi kecelakaan maut itu bermula pada saat truk molen melaju dari arah Yasmin menuju Bubulak dengan kecepatan tinggi.

Sehingga kata Pahyuni, truk molen tersebut lepas kendali dan nabrak bagian samping angkot yang berada di depannya hingga terguling.

“Ya barusan yang terindetifikasi ada lima orang yang jadi korban, dua diantaranya meninggal dunia dan tiga orang luka-luka,” kata Pahyuni. (Dei)

Komentar
Loading...