BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Untuk Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak, Eka Hari Jhayanti Maju Pileg 2019

0 550

 

BogorOne.com | Ciampea
Politisi Perempuan PDI-P Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Eka Hari Jhayanti nyatakan akan maju pemilihan legislatif (pileg) 2019, untuk mewakili rakyat utamanya memperjuangkan hak kaum perempuan dan anak.

Politisi partai besutan Megawati Soekarno Putri itu maju sebagai Calon Anggota DPRD Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Ciampea, Cibungbulang, Ciomas, Dramaga, Tenjolaya hingga Kecamatan Pamijahan.

Eka mengatakan, keterwakilan perempuan di legislatif pada pemilu 2019 sangat penting, dimana untuk meningkatkan representasi peran perempuan di legislatif.

“Keinginan saya maju dan mengabdi karena melihat banyak nya permasalahan di masyarakat terutama yang timbul di kaum perempuan, terkait dengan kesehatan dan perekonomian,” ungkap Eka saat dikonfirmasi, Kamis, (27/07/18).

Selai itu, dirinya ingin menjadi jembatan bagi para perempuan untuk menyampaikan aspirasi dan menggunakan berbagai program yang berpihak kepada pemberdayaan perempuan.

“Perempuan harus tampil menjadi salah satu penyambung suara rakyat di parlemen. Keterwakilan perempuan di era sekarang wajib diperhitungkan. Kami lebih terbiasa dan memahami keinginan perempuan seperti apa,” beber pemilik Sanggar Lawon Geulis ini.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa indeks pemberdayaan gender perempuan di Indonesia masih cukup rendah, berdasarkan  data kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018 menunjukkan bahwa peran perempuan di legislatif hanya mencapai sekitar 17 persen.

Sebab, proporsi perempuan yang berada di posisi pengambil keputusan di legislatif, eksekutif maupun dunia usaha masih rendah.

“Di legislatif, misalnya, ada kewajiban partai politik memperhatikan keterwalikan perempuan sebanyak 30 persen pada daftar calon anggota legislatif. Namun, kenyataannya jumlah anggota perempuan di DPR masih cukup rendah,” tambahnya.

Sehingga lanjut dia, di DPRD Kabupaten Bogor ke depan kuota perempuan yang 30 persen dapat terpenuhi dan pemenuhan hak perempuan dapat terpenuhi sehingga tidak dapat dipandang sebelah mata di masyarakat.

“Karena perempuan harus menjadi pelopor demi kesejahteraan rakyat khususnya di Kabupaten Bogor,” pungkas wanita berhijab itu. (Haidy Arsyad)

Komentar
Loading...