BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Usmar Minta Sekda Segera Bentuk Pansel Open Bidding

0 44

BogorOne.com | Kota Bogor – Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman minta Sekda segera bentuk panitia peleksi (pansel) untuk pelaksanaan Open Bidding kekosongan tiga jabatan strategis eselon II.

Ketiga jabatan yang kosong itu yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Asperbangkesra) Kota Bogor.

Selain itu, Usmar juga mengintruksikan ke Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor agar pelaksanaan open bidding tersebut dipercepat.

Saat disinggung, terkait pelaksanaan open bidding yang terkesan dinanti-nanti oleh sekda, Usmar mengaskan, bahwa pelaksanaan lelang jabatan tersebut tidak ada unsur politis tetapi untuk mengoptimalkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelayanan.

“Ya open bidding ini banyak kendala, saat di usulkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memakan waktu lama. Seharusnya bisa cepat, tidak diketahui kendalanya tetapi sekarang sudah diizinkan Direktorat Otonomi Daerah,” kata Usmar, Minggu (20/05/18).

“Kami memberitahukan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel), sistem sudah online pemberitahuan bisa cepat. Sekarang tergantung niatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan BKPSDA untuk open bidding,” ujarnya.

Masih kata Usmar, kalau tidak segera diisi jabatan yang kosong, optimalisasi OPD tidak berjalan.
Dan tidak ada niatan dirinya untuk mengkondisikan siapa saja yang bisa berkomitmen dalam jabatan eselon II dengannya.

“Ini tidak ada niatan mengkondisikan. Tidak ada unsur politik toh saya juga kan, tidak nyalon. Ini keinginan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor. Diharapkan kemarin saat saya kembali dari luar negeri bisa tanda tangan, ternyata belum disiapkan. Alasannya saat ini belum diparaf oleh pak Sekda,” cetusnya.

Usmar menambahkan, yang sudah direkomendasikan Kemendagri hanya tiga posisi yang sudah diajukan. Sekda dan para ASN harus mematuhi keputusan menteri.

Untuk dua posisi jabatan yang baru kosong setelah keluar surat rekomendasi dari Kemendagri tidak bisa jadi alasan gagalnya open bidding tiga jabatan ini.

“Loh kan harus sesuai ketentuan, jalur normatif open bidding selesai bulan Juli 2018, tetapi ada fase yang bisa dipercepat biasa tujuh hari, bisa ditekan menjadi tiga hari. Hasil asesmen open bidding tahun lalu masih berlaku, tinggal kami undang saja serta memberikan visi juga misinya di jabatan yang kosong,” terangnya.

Bahkan ia mengaku, dirinya sudah mengintruksikan ke Sekda dan BKPSDA agar sebelum tanggal 23 Mei 2018 nanti sudah selesai.

“Kalaupun tidak terealisasi tidak apa-apa, paling jabatan masih kosong. Saya tidak ada kepentingan juga kan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDA Fetty Qondarsyah mengatakan, ada di Pemkot Bogor sendiri total ada 23 eselon III yang sudah memenuhi syarat dan dapat mengikuti open bidding.

“Mereka yang 23 ini sudah dinyatakan bisa dan layak mengikuti open bidding tetapi tergantung dari mereka mau mendaftar atau tidak. Kami akan lakukan secepatnya open bidding,” ungkapnya.

Saat ditanyakan siapa saja Pansel yang terlibat dan kapan dimulai, Fetty enggan terbuka. Ia hanya memastikan open bidding tetap digelar.

“Saat ini semuanya ada di pak Sekda, untuk informasi dan lainnya yang lebih berwewenang adalah Sekda. Yang pasti open bidding tetap digelar,” pungkas Fetty. (As)

Komentar
Loading...