BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Woww!!! Antisipasi Krisis Air, PDAM Pasang Pompa Air Seharga Rp 3 Miliar

0 28

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Untuk mengantisipasi terjadinya krisis air yang sudah mulai memasuki musik kemarau, berbagai upaya terus dilakukan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk memenuhi kebutuhan air bersih para pelanggan.

Salah satunya upayanya, dalam waktu dekat perusahaan plat merah itu akan memasang pompa air produk eropa di Intake Cipaku untuk menarik air baku.

Pompa air berteknologi canghih itu didatangka dari Turki, dengan harga yang cukup fantastis karena harganya mencapai Rp 3-4 Miliar.

Alasannya, karena sekarang penghunaan produk di ikat untuk menggunakan prokuk eropa, dari beberapa produk yang ikut tender itu diantaranya Jerman, Polandia dan Turki, dan yang masuk Produk dari Turki.

Dirut PDAM Tirta Pakuan Deni Surya Sanjaya mengatakan, belum lama ini pihaknya ada seminar tentang air baku dari Kementerian Pengairan dengan materi membahas ketersediaan air baku yang terus mulai berkurang karena dilanda kemarau.

“Memanng sekarang ini sedang mengalami kekurangan debit sungai di beberapa daerah, ketersediaan air ngedrop termasuk bandung,” kata Deni kemarin.

Untuk di Kota Bogor kata Deni, air Cisadane biasanya tetap normal meski memasuki musim kemarau, tapi untuk saat ini ada sedikit penurunan bahkan ngedrop.

“Biasa ketersediaan air baku yang masuk ke pengolahan mencapai 1.700 tetapi sekarang hanya 1.560 dan yang di produksi hanya sekitar 1.500 dari biasanya 1.600,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya krisis air atau distribusi air bersih terhadap pelanggan, PDAM akan memasang pompa yang didatangkan dari Turki. Dengan pompa air canggih itu maka akan menhoptimalkan pengolahan air di Intake Cipaku.

“Pemasangannya sekarang dalam proses instol, nanti subber air bakunya terpisah, air baku Cipaku khusus dari Cipaku dan yang dari Ciherang masuk ke Dekeng,” jelasnya.

Dengan dipasangnya pompa air di Intake Cipaku, jadi air baku di Dekeng akan nambah 200 liter per detik, biasanya 1.680 normal atau 1.560 atau biasanya mencapai 1.700 liter perdetik.

Untuk pelayanan jangka pendek dalam mengatasi krisis air karena dampak kemarau, PDAM tetap menyediakan dan siap melayani suplai air melalui pengiriman tangki.

PDAM tetap mensiagakan petugas jaga yang stand by selama 24 jam, unyuk menerima pengaduan dan melayani permintaan pengiriman air ke semua wilayah yang mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. (Asy)

Komentar
Loading...